Single-Page Application vs Multiple-Page Application

SPA vs MPA


Aplikasi web berkembang dengan sangat cepat. berbagai inovasi telah dilakukan agar pengguna mendapatkan pengalaman yang lebih cepat dan lebih baik. diantara teknologi dalam pengembangan aplikasi web terdapat konsep Single-Page Application (SPA) dan juga Multiple-Page Application (MPA).

Single-Page Application (SPA)

Single-Page Application atau dalam bahasa indonesia Aplikasi dalam satu halaman adalah aplikasi web yang berjalan pada browser kita yang tidak membutuhkan reload halaman selama penggunaannya. Contoh SPA misalnya gmail yang kamu buka dari browser. Jika kamu mau mengamati ketika kamu membuka gmail coba klik kanan kemudian pilih View page source. Kamu akan mendapati isinya hanya berupa skrip javascript hampir tanpa tag khas html (div,span,img,br dsb). SPA untuk berpindah ke "halaman lain", SPA tidak me-reload namun hanya merubah salah satu atau beberapa elemen pada halaman yang pertama kali di load. Hal ini tentu saja menjadikan aplikasi web dengan SPA menjadi lebih cepat.

Kelebihan Single-Page Application (SPA)

Berikut beberapa kelebihan yang dimiliki oleh aplikasi dengan konsep SPA :

  1. Penggunaan aplikasi relatif lebih cepat dibandingkan dengan Multiple-Page Application.
  2. Proses debung cenderung lebih mudah melalui browser (console).
  3. Satu kode dapat digunakan untuk multiple platform. Dengan javascript kita dapat membuat website, desktop, android maupun iOS. Beberapa framework untuk membangun mobile apps dengan javascript contohnya react native dan ionic(berbasiskan angular).

Kelemahan Single-Page Application (SPA)

Walaupun terdapat kelebihan namun ada pula kekurangan dari SPA, diantaranya :

  1. Memiliki waktu inisiasi yang lebih lambat daripada Multiple-Page Application. Ini disebabkan karena browser harus mendownload aplikasi yang dijalankan. Artinya untuk load pertama kali biasanya lebih lambat dari MPA.
  2. Bergantung pada javascript. Jika user mematikan javascript maka aplikasi tidak dapat dijalankan.

Multiple-Page Application

Multiple-Page Application atau mungkin dalam bahasa indonesia Aplikasi dalam banyak halaman adalah aplikasi web yang lebih tradisional, yaitu setiap terjadi perubahan tampilan aplikasi melakukan request untuk satu halaman penuh kemudian browser me-render halaman baru dari response server. Jadi, setiap aplikasi memerlukan perubahan maka browser akan menampilkan halaman baru yang diambil penuh dari server. Hal ini menjadikan MPA tidak lebih cepat dari SPA.
Contoh MPA adalah blog ini. Ketika kamu membuka artikel baru, maka server akan memberikan halaman baru yang benar benar baru untuk kamu. Coba periksa dengan klik kanan kemudian pilih View page source. Kamu akan mendapati isinya terdapat tag tag html.

Kelebihan Multiple-Page Application

Kelebihan yang dimiliki Multiple-Page Application antara lain :

  1. Lebih mudah untuk melakukan SEO. walaupun saat ini SPA juga sudah mendukung untuk SEO.
  2. Proses inisiasi cenderung lebih cepat daripada SPA. 


Kekurangan Multiple-Page Application


  1. Untuk berganti halaman tidak secepat SPA.
  2. Proses development lebih komplek.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rasanya Baru Kemarin

Bermain dengan Wordpress REST API v2

Solusi error DexArchiveMergerException saat menggunakan flutter package cloud_firestore